Pumakkal Inisiasi Green Qurban di PPs UM Metro

Tim Pumakkal Hijau Lestari (PUMAHITARI) menginisiasi program Green Qurban di PPs UM Metro menggunakan starter Pumakkal untuk mengolah limbah pemotongan hewan qurban menjadi pupuk organik (28/5).
Program Green Qurban ini merupakan program nature sustainability atau program kembali ke alam secara berkelanjutan, mengingat setiap even kegiatan selalu meninggalkan limbah, tidak terkecuali pada saat penyembelihan hewan qurban, yang jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan pencemaran di lingkungan, baik di darat, maupun udara.
"Kami menginisiasi program ini untuk mencapai 2 target, yang pertama, pengolahan limbah pemotongan hewan qurban, dimana darah hewan qurban dan kotoran pencucian lambung dan usus hewan qurban untuk selanjutnya diolah menjadi pupuk organik, yang kedua kami menerapkan sistem kembali ke alam dan keberlanjutan, agar alam seimbang tidak terganggu dengan bau darah dan kotoran hewan qurban, sehingga setelah menjadi pupuk nanti, bisa diserap kembali ke alam" Jelas Dr. Agus Sutanto,

Pada acara pemotongan hewan qurban di kampus 3 UM Metro, hadir pula tim dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Metro, serta Lurah Yosodadi. Drh. Ruri Astuti W, dokter hewan yang hadir bersama tim, memberikan apresiasi terhadap teknik pemotongan dan pengolahan hewan yang dilakukan di kampus tersebut.
Menurutnya, cara yang digunakan bisa dijadikan contoh yang baik. "Saat melihat proses penyembelihan hewan, saya melihat panitia menggunakan tirai, yang menurut saya merupakan langkah bagus untuk mengurangi stres pada hewan yang belum disembelih, serta menjaga kebersihan. Pengolahan sisa hewan qurban menjadi pupuk organik juga merupakan hal yang sangat baik dan bisa menjadi contoh bagi Kota Metro," ujar Drh. Ruri.

Lurah Fitri Minarni, S.H., M.H., juga terkesan dengan proses pemotongan qurban yang tidak mencemari lingkungan, bahkan menghasilkan pupuk yang memiliki nilai ekonomi dan ramah lingkungan.